Kamis, 12 Agustus 2010

Tentang Islam


Menghindarkan diri Dari dosa dan Berbuat Kebaikan


Menghindarkan diri dari dosa adalah langkah pertama, tetapi langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah melakukan kebaikan dan mengerjakan ibadah serta taat kepada Allah taala. Apaila manusia selamat dari dosa-dosa dan beribadah kepada Allah, maka hatinya akan dipenuhi oleh berkah-berkah. dan itulah tujuan kehidupan manusia.
Read the rest of this entry »

Seorang Menteri Selandia Baru Dukung Ahmadiyah terjemahkan Alquran


Dr. Pita Sharples, Menteri Bidang Hubungan Dengan Suku Maori (Suku Asli selandia Baru) mengatakan bahwa ia mendukung penuh komunitas Ahmadiyah lokal ketika mersmikan setengan bagian pertama terjemahan Kitab Suci Al-Qur’am dalam bahasa Maori.
Read the rest of this entry »

Bersedekah Kepada Pencuri???


Tertera dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Abu Hurairah r.a bahwa Rasulullah saw bersabda: Ada seorang yang  berkata bahwa saya  pasti akan memberikan sedekah. Sesuai dengan itu  diapun keluar membawa harta sedekahnya  dari rumah dan memberikannya kepada  seorang pencuri. (Pada malam hari dia tidak mengetahui dan meletakkannya di tangan seorang pencuri).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Merapi Meletus Empat Kali

Kondisi puncak Gunung Merapi terus mengeluarkan asap solfatara saat terekam dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/10/2010). Selain asap solfatara yang terus keluar juga terjadi peningkatan guguran material vulkanik berupa batuan berasap yang disertai suara gemuruh. TERKAIT: * Warga Merintih Terkena Awan Panas * Dua Korban Awan Panas Merapi Dievakuasi * Awan Panas Meluncur ke Arah Timur * Hujan Abu Vulkanik di Lereng Selatan * Desa Ngipiksari Dipenuhi Abu Setelah dinyatakan berstatus "Awas" sejak Senin kemarin, Gunung Merapi akhirnya memulai fase erupsi, Selasa (26/10/2010) sore. Luncuran awan panas atau yang biasa disebut wedhus gembel, terjadi hingga empat kali. Data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), menyebutkan awan panas pertama terjadi pada pukul 17.02 dan lebih mengarah ke barat. Luncuran kedua terjadi pada pukul 17.19, 17.24, dan 17.34. Namun, pantauan luncuran-luncuran berikut itu tidak bisa terpantau karena terhalang kabut tebal dan diduga tersebar ke segala arah. Hingga pukul 18.33, awan panas terus meluncur dan alat seismograf di kantor BPPTK masih terus mencatat pergerakan awan panas. BPPTK pun memerintahkan seluruh petugas di lima pos pemantau gunung Merapi untuk turun dan mengevakuasi diri pada pukul 18.05. Pada saat bersamaan, terdengar 3 kali letusan besar dari pos Jrakah dan Selo di Magelang.