Kamis, 12 Agustus 2010

10 Jurus Menggapai Cinta Allah

  • Baca Qur’an sambil hayati dan pahami makna yang dikandungnya, seperti saat kita menghayati kitab yang dihafal dan dijelaskan oleh seseorang untuk dipahami apa yang dimaksud oleh pengarangnya ;
  • Dekatkan diri pada Allah dengan melaksanakan shalat-2 sunnah sesudah menjalankan shalat fardu. Sesungguhnya hal itu bisa mengatarkan seseorang ketingkatan “orang yang dicintai” setelah ia mencapai tingkatan “orang yang mencintai” ;
  • Biasakan berzikir setiap saat, dengan lisan, hati maupun perbuatan. Ketentuan kadar cinta seseorang dihitung berdasarkan kadar zikirnya ;
  • Mendahulukan cinta pada Allah daripada cinta terhadap hawa nafsu. Berusaha menggapai Cinta-Nya meski jalan yang ditempuh amat sulit ;
  • Selalu menyebut asma dan sifat-sifat Allah, merasakan kehadirannya dan mengenalinya. Siapa telah mengenal Allah berikut asma-asma-Nya, sifat-2 Nya dan kehendak Nya, niscaya dia akan mencintai-Nya ;
  • Merasakan kebaikan dan kenikmatan yang dikaruniakan Allah, baik yang tampak maupun yang tidak. Sesungguhnya hal itu bisa menimbulkan perasaan cinta terhadap Nya ;
  • Serahkan diri sepenuhnya kepada Allah ;
  • Bermunajat dan menyendiri tengah malam sambil membaca Al-Qur’an, lalu mengakhirinya dengan beristigfar dan bertaubat ;
  • Berteman dengan orang-orang yang benar-benar mencintai Allah, memetik pelajaran berharga dari mereka. Jangan bicara kecuali jika anda merasa yakin bahwa apa yang anda ucapkan itu membawa maslahat dan bermanfaat bagi anda dan orang-orang disekitar anda;
  • Hindari terhadap hal-hal yang bisa menghalangi hati untuk mengingat Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Merapi Meletus Empat Kali

Kondisi puncak Gunung Merapi terus mengeluarkan asap solfatara saat terekam dari Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/10/2010). Selain asap solfatara yang terus keluar juga terjadi peningkatan guguran material vulkanik berupa batuan berasap yang disertai suara gemuruh. TERKAIT: * Warga Merintih Terkena Awan Panas * Dua Korban Awan Panas Merapi Dievakuasi * Awan Panas Meluncur ke Arah Timur * Hujan Abu Vulkanik di Lereng Selatan * Desa Ngipiksari Dipenuhi Abu Setelah dinyatakan berstatus "Awas" sejak Senin kemarin, Gunung Merapi akhirnya memulai fase erupsi, Selasa (26/10/2010) sore. Luncuran awan panas atau yang biasa disebut wedhus gembel, terjadi hingga empat kali. Data dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), menyebutkan awan panas pertama terjadi pada pukul 17.02 dan lebih mengarah ke barat. Luncuran kedua terjadi pada pukul 17.19, 17.24, dan 17.34. Namun, pantauan luncuran-luncuran berikut itu tidak bisa terpantau karena terhalang kabut tebal dan diduga tersebar ke segala arah. Hingga pukul 18.33, awan panas terus meluncur dan alat seismograf di kantor BPPTK masih terus mencatat pergerakan awan panas. BPPTK pun memerintahkan seluruh petugas di lima pos pemantau gunung Merapi untuk turun dan mengevakuasi diri pada pukul 18.05. Pada saat bersamaan, terdengar 3 kali letusan besar dari pos Jrakah dan Selo di Magelang.